<%@ Language=VBScript %> Landasan Aqidah Tauhid
     
 

http://www.bisnisblogger.info/bpc/index.php?section=serve&id=38&affid=115&output=html  

 

 

 

 

E n g l i s h   English Version

 

Kajian Ilmu Tauhid Awam

Landasan Aqidah Tauhid

 

By : Myrazano

 

KH Noer Alie

Tauhid. Kajian Ilmu Tauhid. " Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang " ( QS : 005 : Al Maa-idah Ayat 003 )

 

1.         Islam Agama Tauhid Terakhir

 

Islam. Islam berarti selamat. Agama islam berati agama yang membawa keselamatan kepada seluruh umat manusia. Orang islam atau disebut juga muslim  adalah orang yang selamat. Orang yang diselamatkan Allah karena telah mengikuti ajaran agama tauhid terakhir, Ajaran agama tauhid yang benar

 

Islam sebagai agama terakhir mengandung pengertian bahwa, sebelum agama islam diturunkan di muka bumi dengan syariat yang sempurna ini, sebelumnya Allah telah menurunkan ajaran – ajaran agama kepada kelompok dan umat – umat tertentu secara terbatas seperti kepada kaum Ad, Kaum Tsamut, Kaum Bani Israil Dan umat yang lain

 

Seluruh ajaran agama yang sudah terlebih dahulu diturunkan Allah tersebut juga merupakan ajaran yang benar. Ajaran – ajaran tauhid agama tersebut juga berasal dari Allah yang diwahyukan kepada nabi dan rasul yang diutus Allah kepada manusia sebelum Saydina Rasulullah Muhammad SAW diutus sebagai nabi dan rasul terakhir.

 

Tauhid dan keyakinan ketuhanan yang diyakini oleh ajaran agama – agama tersebut juga merupakan tauhid yang benar. Tauhid yang menyakini bahwa Allah itu Maha Esa. Allah tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, Tidak Ada sesuatupun yang setara dengan Allah. Sehingga ajaran agama – agama terdahulu itu dan ajaran agama islam adalah ajaran agama tauhid yang sama, karena sama – sama berasal dari tuhan yang sama yaitu Allah SWT

 

Agama – agama yang diturunkan sebelum syariat agama islam diturunkan hanya berlaku untuk kaum dan kelompok serta bangsa – bangsa tertentu saja dan dengan masa berlaku  yang terbatas. Allah tidak memerintahkan kepada nabi dan rasul yang diutus pada masa itu untuk menyiarkan syariat agamanya kepada umat diluar umat yang diperintahkan. Nabi dan rasul adalah manusia – manusia pilihan yang taat menjalankan perintah Allah. Allah tidak tidak akan mungkin mengutus orang – orang yang ingkar atas perintahnya menjadi nabi dan rasul yang mulia

 

Jauh Sebelum nabi Muhammad SAW diutus Allah. Kepada kaum Bani Israil, Sebelumnya secara bergantian Allah telah mengutus beberapa orang nabi dan rasul. Mulai dari nabi Ishaq AS yang merupakan keturunan dari nabi Ibrahim AS sampai kepada nabi Isa AS

 

Setiap satu syariat agama yang diturunkan Allah adalah penyempurna dan kelanjutan dari syariat ajaran agama sebelumnya, sehingga tidak ada pertentangan tauhid dan keyakinan antara agama yang lama dengan yang baru. Tetapi agama yang baru lebih melengkapi ajaran agama sebelumnya. Tidak mungkin Allah menurunkan syariat agama yang berlawanan antara syariat agama yang baru dengan yang lama.

 

Karena syariat agama yang lebih kemudian diteraima manusia adalah syariat agama yang menyempurnakan syariat agama sebelumnya, maka agama yang diturunkan lebih awal syariatnya telah digantikan dengan syariat agama yang telah lebih sempurna. Syariat agama yang lama dinyatakan sudah tidak berlaku lagi.

 

Agama islam sebagai agama terakhir yang diturunkan Allah adalah agama yang sudah sempurna. Sempurna dalam arti bahwa, agama islam yang dibawa Saydina Rasulullah Muhammad SAW merupakan syariat agama yang berlaku untuk seluruh umat manusia. Tidak lagi terbatas pada kelompok bangsa tertentu dan sekali gus mengakhiri pemberlakuan syariat agama – agama terdahulu.

 

Tauhid yang diyakini dalam syariat islam adalah tauhid monotheisme yaitu mengakui bahwa Allah itu Maha Esa. Tidak Beranak dan Tidak Pula Diperanakkan. Tidak bisa disetarakan dengan apapun, sehingga agama islam dinyatakan sebagai agama tauhid.

 

Islam sebagai agama tauhid terakhir mengandung pengertian bahwa mengikuti dan menyakini islam sebagai satu – satunya agama yang benar sampai akahir zaman nantinya. Mengakui dan menyakini bahwa Allah itu Maha Esa dengan mengucapkan janji pengakuan dua kalimah sahadat sebagai kalimat tauhid

 

Dua kalimah sahadat merupakan pintu gerbang untuk memasuki ajaran agama islam sebagai agama tauhid yang diyakini. Tidak ada cara lain  selain dari mengucapkan dua kalimah sahadat tersebut yaitu " aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu adalah pesuruh Allah "

 

Sebagai pintu gerbang tauhid, dua kalimah sahadat hanya terbuka sekali bagi setiap manusia. Barang Siapa yang sudah memasuki pintu tauhid itu, maka pintu itu akan tertutup selamanya bagi orang tersebut. Tidak boleh keluar lagi dari pintu itu selamanya. Dan barang siapa yang memaksa untuk keluar dari pintu tersebut dengan cara membatalkan janji tauhid yang yang sudah diucapkannya, Dia tidak akan pernah lagi diterima dipintu itu.

 

Barang siapa yang murtad dari ajaran islam akan kafir selama - lamanya, karena pintu taubat untuk masuk kembali kedalam syariat agam islam sebagai agam tauhid sudah tertutup. Tinggalah orang tersebut dengan kesesatannya dan kehinaan dunia dan akhirat

 

Kesesatan dan kehinaan yang yang diterima oleh orang - orang yang berada diluar ajaran agama islam sebagai agama tauhid adalah berupa,  seluruh amal kebaikan yang dilakukannay tidak diterima Allah. Karena amal ibadah yang diterima disisi Allah hanyalah ibadah orang - orang yang tunduk dengan perintahNya dan berada dalam syariat agama tauhid yang benar

 

 

jadi secara tegas dinyatakan bahwa, ibadah yang diterima Allah hanyalah amal ibadah orang - orang islam. ibadah orang - orang diberi hidayah keselamatan oleh Allah. Amal ibadah yang dilaksanakan oleh orang - orang diluar islam tidak akan diterima oleh Allah.

 

Sehingga tauhid yang benar adalah tauhid yang berlandaskan  dengan ajaran agama islam. Tauhid yang mengakui bahwa, tidak ada Tuhan selain Allah. Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah menciptakan bumi dan langit dan apa - apa yang berada diantara keduanya. Yang mengatur sendiri seluruh urusannya. Sehingga Allah tidak membutuhkan anak untuk membantu menyelesaikan urusannya. Itulah tauhid yang benar dalam syariat agam islam sebagai agama tauhid

 

 

2.         Al-Quran Kitab Tauhid Terakhir

 

Al-Quran. Al-Quran adalah kalam Allah SWT yang diturunkan kepada manusia melalui Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk. Karena syariat yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad SAW adalah syariat agama islam, maka Al-Quran adalah kitab suci bagi agama islam

 

Islam sebagai agama terakhir dan sebagai agama tauhid yang menyakini hanya ada satu tuhan atau monotheisme, maka Al-Quran adalah kitab suci terakhir dan kitab tauhid serta menjadi landasan utama dari aqidah tauhid dari agama tauhid itu

 

Al-Quran sebagai kitab tauhid  mengandung pengertian bahwa, materi utama yang termuat dalam isi kandungan Al-Quran membahas masalah tauhid. Yaitu kira - kira sepertiga dari isi kandungan Al-Quran adalah pembahsan masalah tauhid.

 

Salah saru surat yang membahas secara detail dan menjadi rujukan utama dalam kajian tauhid adalah surat ke - 112. yaitu Surat Al Ikhlash ayat 01 - 04

 

1. Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa.

 

2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

 

3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,

 

4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia."

 

Al-Quran sebagai kitab tauhid juga mengandung pengertian bahwa seluruh kajian dan pembahasan masalah tauhid harus mengacu kepada Al-Quran. Setiap kajian yang bertentangan dengan Al-Quran harus ditolak karena itu adalah kajian yang menyimpang dari aqidah tauhid.

 

Beberapa buku dan pemahaman tentang tauhid yang sudah ditulis  oleh ahli - ahli tauhid tentunya dapat dijadikan rujukan dalam pembahasan masalah tauhid. dengan syarat, buku - buku tersebut pembahasnya tidak terlepas dari Al-Quran sebagai rujukan utama

 

Sebagai catatan dalam kajian ini; perlu ditegaskan lagi bahwa jangan mencari pemahaman tauhid hanya melalui pembahasan buku - buku saja. Disamping rentan disusupi oleh iblis untik menyesatkan tauhid yang benar juga ada ditemukan beberapa buku yang membahas masalah tauhid secara kurang tepat dan tidak proporsional. Seperti buku - buku yang secara terang - terangan dan langsung melakukan penghujatan terhadap ulama - ulama tauhid. terutama dari kaum wahabi dan orang orang yang masih setia memegang kesesatan paham wahabi tersebut.

 

Tidak bisa dimungkiri bahwa dalam perkembangannya, memang telah terjadi beberapa pemahaman tauhid yang menyimpang dan sesat. Terutama pemahaman tauhid yang berhasil disusupi oleh iblis dan Yahudi. Jumlahnya juga sudah cukup banyak dengan kemasan yang cukup beragam

 

Selain dari pengaruh iblis dan yahudi yang begitu gencar menghancurkan agama islam dengan cara menyesatkan aqidah tauhid. Faktor budaya juga berperan dalam pengrusakan akidah tauhid seperti budaya bebarap daerah di Indonesia yang terpengaruh kuat oleh ajaran agama Hindu dan Agama Budha. Supaya jangan tersesat Maka dalam proses pembelajaran tauhid harus tetap berpegang teguh dan berpedoman kepada Al-Quran sebagai kitab tauhid yang utama

 

3.        Muhammad SAW Nabi dan Rasul Terakhir

 

Nabi Muhammad SAW Nabi dan Rasul Terakhir. Syadina Rasulullah Muhammad SAW adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus Allah untuk semua umat manusia. Sebagai nabi dan rasul terakhir, syariat hukum yang dibawa nabi muhammad SAW adalah juga syariat agama terhakir. Tidak ada lagi nabi dan rasul diutus Allah kepada umat manusia setelah nabi Muhammad SAW

 

Pemahaman yang mengakui bahwa masih ada nabi dan rasul setelah nabi muhammad SAW dengan tanpa atau membawa syariat adalah pemahaman tauhid yang sesat dan menyesatkan pengkutnya. Tauhid seperti itu ditolak disisi Allah dan dari pemahaman islam yang benar.

 

Syaidina Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul terakhir juga mengandung pengertian bahwa,seluruh syariat hukum agama yang dibawa beliau adalah syariat agama terakhir yang sudah sempurna untuk seluruh umat manusia. Sempurna untuk urusan duniawi, sempurna untuk urusan akhirat. Lahir dan Batin. Maka barang siapa yang keluar dari keyakinan itu keluar pula dari aqidah tauhid yang benar.

 

Kajian tauhid tentang saydina rasulullah Muhammad SAW disamping keyakinan kenabian dan kerasulan nabi Muhammad SAW, juga menyangkut contoh dan suri tauladan yang telah diajarkan kepada seluruh umat manusia dalam bentuk akhlak mulia. sehingga syadina nabi muhammad SAW adalah acuan utama dalam memahami kahlak mulia, ibadah dan tauhid

 

Seluruh prilaku beliau terhadap Allah yang telah mengutus kemuka bumi dengan predikat nabi dan rasul terakhir adalah contoh yang paling sempurna. Karena tidak ada seorangpun manusia atau pun nabi dan rasul mulai dari nabi Adam AS sebagai manusia pertama sampai kepada manusia terakhir yang akan diciptakan Allah nantinya yang lebih dekat kepada Allah selian Nabi Muhammad SAW

 

Kedekatan itu diperoleh karena tauhid yang beliau fahami dan amalkan adalah tauhid yang benar - benar benar berasal langsung dari Allah, sehingga pemahaman tauhid yang telah dicontohlan tidak akan mungkin menyesatkan umatnya

 

Seluruh perlaku syadina Rasulullah Muhammad SAW dalam hal tauhid, ibadah dan akahlak mulia telah dengan jelas ditulis dalam hadist - hadist beliau yang diriwayatkan banyak perawi hadist seperti imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Ibnu Majah, Imam Nasii serta masih banyak imam - imam lainnya yang telah berjasa besar melakukan penelitian dan kajian hadist sebagai acuan tauhid bagi kita

 

Jadi disamping mempercayai Rasulullah Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul terakhir yang diutus Allah. Mempercayai dan mengamalkan seluruh hadist dan sunah Nabi muhammad SAW merupakan salah satu landasan tauhid yang utama

 

Dengan hanya menjadikan Al-Quran saja sebagai dasar Aqidah tauhid belumlah bisa dinyatakan sebagai tahid yang benar apabila mengesampingkan hadis- hadist dan sunah nabi besar muhammad SAW. Karena apabila tidak bersandar kepada Hadist dan sunah nabi muhammad berarti penafsiran Al-Quran yang membutuhkan pemahaman lebih lanjut akan mengambang berdasarkan akal semata dan itu adalah sesat.

 

Sebagai kesimpulan dari landasan tuuhid yang utama ini adalah bahwa. dengan memeluk agama islam melalui pintu tauhid pengucapan janji kekesaan Allah merupakan salah satu landasan yang benar dan kuat. Pengucapan janji dua kalimah sahadat tersebut harus besendikan Al-quran dan hadis nabi besar Muhammad SAW. tanpa ketiga landasan Aqidah tauhid yang utama ini, maka tauhid yang difahami adalah tauhid yang salah dan sesat

 

 

Archival at  :  Tauhid Kita

 

K - I - T - A

 

Google bot last visit powered by Bots Visit

Yahoo bot last visit powered by  Bots Visit

Msn bot last visit powered by  Bots Visit

powered by PrMania.Net    

 

 

 

 

 

 

 

Kajian Ilmu Tauhid Awam

Merupakan Pemahaman Baru Ilmu

Tauhid Bagi Orang Awam Dalam Upaya

Memaksimalkan Nilai dan Kualitas

Ibadah dan Akhlak

Yang Bernilai Hidayah

 Sesuai Dengan Tuntunan

 Rasulullah Muhammad SAW

 

 
           
 

 
 

Sanggahan, Bantahan, Pertanyaan, Saran, Komentar dan Konsultasi Mohon Hubungi Kita

 

tidak DILARANG KERAS MEMPERBANYAK & MENYEBARLUASKAN MATERI KAJIAN untuk kepentingan sosial dengan tetap mencantumkan Sumber Kajian

 

 
   
   
 

 
 

Rumah Kita

Artikel Kita

Tauhid Kita

Ibadah Kita

Akhlak Kita

Forum Kita

Arsip Kita

Hubungi Kita

Myrazano

 

Upadate

01 Ags 08

 
 

 

 
 
   

 

... Link Kita ...

   

 

Berkenalan Dengan Iblis

 

My Tauhid

 

Tauhid For Kids

 

Get Acquainted With Dickens

 

Link Web Indonesia

 

Rumah Sakit di Singapore 

 

Bikin Duit Yuk ... !!!

   
   

 

 

 

 

MUTIARA HIKMAH

Akan terlihat nyata kebenaran seorang hamba dari kepura - puraan dalam waktu susah dan waktu lapang. Barang siapa mengeluh pada hari - hari naas dia termasuk orang yang bohong ( Ibnu Atha )

 

 

MUTIARA ILMU

Pendidikan agama menempati posisi penting dalam pembentukan watak dan karakter manusia karena apabila jiwa tidak diisi dengan pendidikan agama yang cukup, syetan akan memanfaatkan ruang - ruang kosong dalam diri manusia dengan ajaran akhak yang buruk dan syetan adalah makhluk yang suka berbohong ( myrazano )

 
 
 
 

 

   

.... Tips Sukses dari Myrazano ....

   
   

 

 

 

   
   

random tips akan berubah setiap kali reload 

   

 

 

Pengunjung K-I-T-A

Free Hit Counter
 

 

 

 
 

http://www.bisnisblogger.info/bpc/index.php?section=serve&id=38&affid=115&output=html

 

 

Rumah Kita

Artikel Kita

Tauhid Kita

Ibadah Kita

Akhlak Kita

Forum  Kita

Arsip Kita

Hubungi Kita

Ke atas

 
 

© Copyright myrazano Agustus 2008